Lynx
Lynx is a fully-featured World Wide Web (WWW) browser for users on Unix, VMS, and other platforms running cursor-addressable, character-cell terminals or emulators. That includes vt100 terminals, other character-cell displays, and vt100 emulators such as Kermit or Procomm running on PCs or Macs.
Ditengah-tengah kerjaan yang numpuk (hallah), gw menyempatkan diri memuaskan rasa ingin tau mencicipi Lynx di Windows…ahem…lebih tepatnya di MSDOS. Jadi, di tulisan ini gw mau nulis pengalaman gw nyicip Lynx nih.

Sebelum memulai surfing-surfing, ada baiknya kita cicipi lingkungan browser imut ini. Buka command prompt, change current directory ke lokasi binary Lynx berada. Lalu eksekusi. Tadaaaa:

Ok, saran gw sih biasakanlah membaca Help (atau manual penggunaan program) atau lebih baik lagi baca ‘Readme’-nya terlebih dahulu. Gw yakin betul hal ini akan menghemat waktu dan pikiran daripada trial-and-error.
Untuk mengakses menu Help cukup tekan tuts ‘h’ atau ‘?’ (tanpa tanda kutip) di keyboard, maka anda akan masuk ke menu Help.
Saran lagi nih, cari tau cara ber-navigasi dengan Lynx ini, karena akan berguna banget.

Setelah kontrol untuk navigasi, ada baiknya membaca bagian ‘Key-Stroke Commands’, khususnya section ‘Others’.

Salah satu ‘Key-Stroke Commands’ favorit gw adalah ‘g’. Command ‘g’ akan menampilkan ‘address bar’-nya Lynx. Udah pada tau donk kegunaan Address Bar. Address Bar adalah tempat kita menginput protokol dan alamat situs tujuan kita (cth: http://static.blogsome.com). Asiknya, kita bisa memanggil command ‘g’ (dan command-command lainnya) dimana saja. Termasuk ketika membaca Help.

Oke, setelah itu pilihan saja, mau langsung browsing-browsing atau baca-baca lebih lanjut.
Berhubung gw mencoba Lynx ini di kantor dan fakta bahwa koneksi internet gw berada di belakang sebuah proxy server (dan juga firewall yang rese), maka gw harus mencari-cara mengkonfigurasi proxy di Lynx.
Setelah membaca file ‘lynx.cfg.dist’, gw menemukan (salah satu dari banyak) cara agar Lynx kita bisa menggunakan proxy.
Tambahkan saja baris berikut di baris terbawah file ‘lynx.cfg’:
http_proxy:http://ip-proxy-server:port-proxy-server/
https_proxy:http://ip-proxy-server:port-proxy-server/cth:
http_proxy:http://192.168.0.1:8080/
https_proxy:http://192.168.0.1:8080/
Ingat yep, ini cuma salah satu dari beberapa cara untuk membuat Lynx kita terhubung ke proxy server. Kalau sudah terhubung dengan proxy, kita tinggal browsing ria deh.
Lynx dan browser lain, pada umumnya kita gunakan untuk browsing dari satu situs ke situs lainnya. Perbedaan paling mencolok Lynx adalah hasil rendernya yang hanya text. Jadi, jangan berharap muncul foto narsis mu (atau gw) ketika browsing friendster dengan Lynx. Tapi kita tetep bisa download file atau image kok. Tenang saja. Caranya? arahkan pointer ke link download lalu gunakan command ‘d’ (download).
Apa? Masih ga bisa?. Tenang. Gunakan command ‘?’ atau ‘h’. Read The Fine Manual. Hohohoho.
Apa? Ga bisa juga?. Tenang. Google it.
Kalau masih ga bisa juga. Tenang. Tekan shift dan ‘q’ sekaligus. Command ini disediakan khusus untuk anda yang frustasi dengan Lynx. Karena dengan command ‘Q’ ini, maka program Lynx tutup secara otomatis (quick quit).
Demikianlah secara singkat dan (sedikit kurang) jelas. Apabila ada pertanyaan atau malah ada jawaban, silahkan drop di comment saja. Semoga bermanfaat.
Screenshot browsing ke beberapa blog temen-temen:



Dan sebuah screenshot bookmark gw (yang isinya blog semua…hallah):


Oiyah….lupaa….mau download lynx? Google dulu….
Hahahahahhaah….
Comment by static — August 12, 2008 @ 5:17 pm
Hmmm? Tapi kok dia kaya parsing RSS feednya yah? *sok tauu
Comment by Teguh Aditya — August 12, 2008 @ 6:33 pm
Oo jd ini yg lo blg kmrn itu,,
So,,,,,,kpn traktiran ultahnya?! Hihihii!! Met tmbh tua yee
Comment by [H] — August 12, 2008 @ 7:32 pm
Jadi inget jaman2 kuliah. Buka lynx di suse.
Comment by sybond — August 13, 2008 @ 8:19 am
wew bener2 text base… ya nih,, makan2,,, traktiran,,,
Comment by kielutcu — August 13, 2008 @ 4:03 pm
oyyyy keren banget potomu bahhh… met ultah yeeee kapan nih makan2 nyaaaa????????????????????????????
Comment by marina — August 14, 2008 @ 11:52 am
gak ngerti bro
Comment by Pinkon @Bagsholic — August 14, 2008 @ 1:07 pm
CHANNEL BARU http://erpasoleh.blogsome.com/
MET BACA YAA….
Comment by erpasoleh — August 14, 2008 @ 3:52 pm
met kenal..
sori mau OOT nih…
denger2 dari blog sebelah katanya pake SE T630 buat modem ya?
kebeneran lagi cari2 nih.. mohon bantuannya ya, mau aktifin T630 ku buat jadi modem lagi.. tapi dah lupaaaaa install-nya
kalau boleh japri aja deh… hehehe
ok, thx bung Leo
Comment by anindia — August 14, 2008 @ 10:09 pm
jadi inget waktu sering maenan shell
Comment by Blog Bisnis — August 15, 2008 @ 6:42 pm
RTFM tuh yah artinya Read The Fucking Manual…
hehehe… pisss…
*lagi empet sama yang namanya manual
btw, cobain dah browsing pake telnet…
Comment by rkasigi — August 22, 2008 @ 5:31 pm
@RKasigi
udah nyobain kok bro. hehe. ga enak.
dan dikantor juga ga bisa, karena kudu via proxy dulu kan.
makanya pilihan jatuh ke lynx.
btw udah coba main IRC via telnet jugak?
hohoho. pegel-pegel dah.
Comment by static — August 23, 2008 @ 10:25 am
iya, bro… mainan text based, jadi napak tilas, gimana orang2 dulu pada nyaman yak, kalo kagak ada gui yang bagus…
hahaha.. bisa mampus dah tuh orang2 yang udah dimanjain sama gui yang bagus kalo disuruh ke text based.
gw aja pegel, heuheu..
Comment by rkasigi — September 10, 2008 @ 3:30 pm